Cara Mencegah Virus Masuk ke Komputer atau Laptop

Posted on

Bagi sebagian orang mungkin sudah ada yang pernah mengalami kejadian atau pengalaman buruk seperti file dokumen di Komputernya tiba-tiba hilang atau bahkan filenya sama sekali tidak bisa dibuka. Kejadian seperti itu biasanya disebabkan oleh ulah Virus yang sudah menginfeksi Komputer atau Laptop Anda.

Pengertian Virus Komputer Pengertian Virus Komputer

Virus Komputer adalah suatu program atau aplikasi jahat yang bisa mengganggu dan merusak sistem operasi di Komputer atau Laptop Anda. Virus ini dapat menyalin atau menggandakan dirinya sendiri dan akan menyebar dengan cara menyisipkan salinannya sendiri ke program atau dokumen lain.

Gejala atau Tanda-tanda Terkena Virus

  1. Loading Komputer lama kelamaan akan semakin melambat atau lemot.
  2. Komputer akan sering hang atau Not Responding.
  3. Komputer akan sering restart sendiri.
  4. Komputer akan jadi cepat panas atau overheat.
  5. Kapasitas hardisk di Komputer akan semakin sedikit atau cepat penuh.
  6. Ada beberapa file aneh yang tiba-tiba muncul (file yang dibuat oleh virus).
  7. Ada beberapa file atau dokumen yang tiba-tiba menghilang (dihapus atau disembunyikan oleh virus).
  8. Ada beberapa file atau dokumen yang tidak bisa dibuka (file corrupt atau rusak).
  9. Ada beberapa software atau program yang tidak bisa dijalankan (error).
  10. Gejala paling parah terkena virus yaitu tidak bisa booting atau tidak bisa masuk ke windows (file system ada yang corrupt atau rusak).

Jenis atau Macam-macam Virus Komputer

  1. Worm
  2. Trojan
  3. Backdoor
  4. Spyware
  5. Adware
  6. Rogue
  7. Rootkit
  8. Polymorphic virus
  9. Metamorphic virus
  10. Virus Ponsel

Cara Mencegah Virus Masuk ke Komputer atau Laptop

  1. Install Antivirus
    Perlindungan dan pencegahan awal yang perlu Anda lakukan agar Komputer atau Laptopnya aman dan terhindar dari serangan virus yaitu dengan menginstall Antivirus. Anda cukup menginstall Antivirus sebanyak 1 atau 2 saja, karena menginstall lebih dari 2 Antivirus biasanya bisa berdampak pada penggunaan RAM yang besar sehingga akan memberatkan loading Komputer atau Laptop Anda. Untuk perlindungan dan pencegahan yang lebih baik dan kuat sebaiknya Anda cukup menginstall 2 Antivirus saja, yaitu 1 Antivirus buatan luar untuk mencegah virus secara global dan menginstall 1 Antivirus buatan lokal untuk mencegah virus lokal yang belum bisa terdeteksi oleh Antivirus buatan luar. Seiring perkembangan teknologi yang semakin modern dan canggih, sekarang ini kebanyakan Antivirus buatan luar sudah sangat baik dan cepat dalam mendeteksi virus lokal, jadi jika Anda mau menginstall 1 Antivirus saja juga tidak masalah.
  2. Pilihlah Antivirus yang memiliki Reputasi dan Kualitas yang Bagus
    Saat ini ada berbagai macam merek Antivirus yang bisa diandalkan, ada Antivirus yang berbayar dan ada juga yang gratisan, baik itu buatan luar maupun buatan lokal. Saya merekomendasikan Eset atau Avast untuk merek Antivirus buatan luar, sedangkan untuk Antivirus buatan lokal Saya merekomendasikan menggunakan Smadav. Mungkin masing-masing orang mempunyai pendapat dan penilaian yang berbeda dengan Saya, jadi silahkan Anda bebas memilih dan menentukan merek Antivirus yang menurut Anda memiliki reputasi dan kualitas yang bagus.
  3. Pilihlah Antivirus yang memiliki fitur Internet Security dan Firewall
    Antivirus yang memiliki fitur Internet Security dan Firewall sangat cocok digunakan bagi Anda yang suka internetan dengan menggunakan jaringan Wifi Publik atau sering melakukan aktivitas browsing serta mendownload berbagai macam file di Internet. Dengan menggunakan fitur tersebut, maka perlindungan dan pencegahan terhadap serangan virus melalui jaringan internet akan semakin lebih kuat. Kebanyakan Antivirus yang menyediakan fitur tersebut adalah Antivirus Premium (berbayar).
  4. Rajin Mengupdate Database Virus pada Antivirusnya
    Apapun merek Antivirus yang Anda gunakan, jika tidak pernah diupdate maka performa dan kualitasnya akan menurun. Untuk menjaga agar performa Antivirus di Komputer atau Laptop Anda selalu terjaga dengan baik, maka sebaiknya harus rajin mengupdate Antivirusnya. Anda perlu mengaktifkan fitur autoupdate pada Antivirusnya agar database virusnya selalu terupdate setiap saat. Lalu kenapa Antivirusnya harus selalu diupdate setiap saat? Ya!, Tentu saja tujuannya agar Antivirusnya bisa cepat mengenali atau mendeteksi adanya virus keluaran terbaru.
  5. Rajin Mengupdate Windows Security
    Fitur autoupdate di Windows juga harus selalu diaktifkan, tujuannya agar sistem operasi secara rutin melakukan update Patch Security untuk menutupi celah keamanan pada Windows Anda.
  6. Jangan Sembarangan Mengklik Link
    Awal mula datangnya virus yang masuk ke Komputer atau Laptop Anda bisa jadi itu karena Anda mengklik link yang tidak jelas sumbernya. Contohnya pada suatu hari Anda mendapatkan pesan dari seseorang yang tidak dikenal di Facebook, kemudian Anda disuruh untuk segera mengklik link yang berisi file virus, tanpa pikir panjang kemudian Anda mendownload file virus tersebut dan membukanya di Komputer Anda, maka seketika itu juga virus tersebut akan segera aktif dan menginfeksi Komputer atau Laptop Anda. Jadi sebaiknya berhati-hatilah jika Anda ingin mendownload file dari link yang tidak jelas sumbernya (orang tidak dikenal), karena biasanya penyebar virus akan menyebarkan link download yang berisi virus melalui media sosial seperti Email, Facebook, Twitter, Instagram,  postingan di website, dll.
  7. Jangan Sembarangan Download Attachment File
    Selain melalui link download, file virus juga banyak disebarkan melalui Attachment yang dikirimkan via Email. Apabila Anda mendapatkan Email dari seseorang yang tidak dikenal, maka sebaiknya berhati-hatilah jangan sampai mendownload file Attachment yang ada pada email tersebut, karena bisa jadi file yang dikirimkan itu mengandung virus berbahaya.
Silahkan bagikan Artikel ini via:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *