Cara Merawat Baterai Laptop agar Awet dan Tahan Lama

Posted on

Semua orang yang mempunyai laptop tentu saja menginginkan baterai laptopnya bisa panjang umur, awet dan tahan lama. Tapi pada kenyataannya masih ada sebagian orang yang belum tahu cara merawat baterai laptopnya hingga pada akhirnya baterai laptopnya jadi cepat ngedrop dan rusak. Baterai laptop yang sudah bermasalah tentu saja akan mengganggu aktivitas dan pekerjaan Anda selama menggunakan laptop apalagi ketika sedang berada di luar ruangan atau ketika sedang mati listrik. Cara Merawat Baterai Laptop

Bagi Anda yang baru saja membeli laptop sebaiknya baterainya dirawat sejak dari awal pemakaian, tujuannya agar baterainya tidak cepat rusak dan bisa memperpanjang umur baterainya.

Ciri-ciri baterai laptop sudah bermasalah atau rusak

  • Baterai cepat berkurang atau boros.
    Baterai bisa dikatakan sudah terlalu boros apabila laptop baru digunakan selama 30 menit tiba-tiba sisa baterainya langsung berkurang menjadi 40% padahal hanya digunakan untuk mengetik dokumen di MS Word saja dan tidak digunakan untuk penggunaan yang extra seperti bermain game, editing photo, browsing, nonton video atau dengerin lagu. Itulah ciri-ciri baterainya sudah boros.
  • Indikator atau persentase baterai tidak teratur.
    Baterai yang sudah tidak normal bisa dilihat dari indikator atau persentase baterai yang berkurang secara tidak teratur, contohnya dari angka 100% kemudian akan berkurang menjadi 70%, lalu berkurang lagi menjadi 55%, dst. Pada umumnya jika baterainya masih normal biasanya indikator atau persentase baterai akan berkurang secara teratur, contohnya dari angka 100% kemudian akan berkurang menjadi 99%, lalu berkurang lagi menjadi 98%, dst.
  • Indikator atau persentase baterai tidak akurat.
    Apabila Anda mengecas baterai tapi persentasenya tidak bisa full 100% dan tiba-tiba berhenti di angka tertentu (misalnya berhenti di angka 60%) itu menandakan bahwa indikator atau persentase baterai sudah tidak akurat lagi.
  • Baterai sering ngedrop dan laptopnya tiba-tiba mati.
    Baterai bisa dikatakan sudah ngedrop apabila indikator baterai masih menunjukan angka diatas 50% tapi selang beberapa menit kemudian laptopnya tiba-tiba langsung mati.
  • Baterai sudah tidak bisa dicas lagi.
    Apabila baterai sudah tidak bisa dicas itu berarti baterai sudah mengalami kerusakan yang parah, tentu saja jika baterai sudah rusak parah Anda harus menggantinya dengan baterai yang baru.

Cara merawat baterai laptop agar awet dan tahan lama

Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk merawat baterai laptopnya agar panjang umur, awet dan tahan lama.

  1. Apabila Anda baru saja membeli laptop yang masih baru (New) maka disarankan sebelum menggunakan laptopnya sebaiknya di cas terlebih dahulu kurang lebih selama 3-8 jam atau sampai lampu indikator di laptop sudah menunjukan bahwa baterainya sudah full 100%.
  2. Pastikan Anda selalu menggunakan charger original  ketika akan mengecas baterai laptopnya. Yang dimaksud Charger original disini adalah charger asli bawaan dari laptopnya, jadi bukan charger palsu atau charger abal-abal. Menggunakan charger asli tentu saja bisa memperpanjang umur baterainya.
  3. Segera cabut charger yang tertancap pada stop kontak ketika lampu indikator di laptop sudah menunjukan bahwa baterainya sudah full 100%. Tentu saja Ini perlu dilakukan untuk laptop yang belum memiliki fitur Auto Cut-Off Baterry agar baterai tidak overcharge yang bisa mengakibatkan baterai jadi cepat kembung atau bocor. Sedangkan untuk laptop keluaran terbaru biasanya sudah memiliki fitur Auto Cut-Off Battery dimana ketika laptop sedang digunakan dalam keadaan dicharger dan baterainya sudah full 100% maka fitur ini akan secara otomatis memutus arus listrik yang menuju ke baterai, dan kemudian penggunaan dayanya akan secara otomatis dialihkan dari adaptor langsung menuju ke laptopnya. Sehingga dengan adanya fitur ini tidak akan membuat baterai laptop menjadi overcharge dan tetap aman digunakan sambil dicolok listrik meskipun baterainya sudah full 100%.
  4. Settinglah Critical battery action menjadi shut down ketika baterai sudah tersisa 15% lagi, tujuannya agar laptop otomatis akan melakukan shut down ketika baterai sudah tersisa 15% lagi. Ini perlu dilakukan bagi Anda yang suka lupa mengecas baterai ketika akan segera habis.
  5. Hindari penggunaan baterai sampai 0% atau sampai kosong sebab dapat merusak komponen yang ada pada baterainya. Disarankan sebaiknya segera mengecas baterai ketika indikator sudah menunjukan angka 25% atau 20%.

Tips agar penggunaan baterai tidak cepat habis atau boros

  • Settinglah adjust display brightness atau kecerahan cahaya di monitor jangan terlalu cerah, karena semakin cerah cahayanya maka akan semakin boros penggunaan baterainya.
  • Settinglah turn off the display agar layar monitornya bisa otomatis mati sendiri ketika tidak digunakan selama lebih dari 10 menit.
  • Settinglah put the computer to sleep agar laptopnya bisa otomatis masuk ke mode sleep ketika tidak digunakan selama lebih dari 20 menit.
  • Settinglah volume di laptop dengan suara yang kecil atau sedang, karena jika nonton video atau dengerin musik dengan volume yang keras biasanya baterai akan cepat berkurang dan cepat habis.
  • Menggunakan aplikasi seperlunya, setidaknya cukup membuka 1-2 aplikasi saja, jangan terlalu banyak membuka aplikasi atau software secara bersamaan.
  • Apabila laptopnya sedang tidak terhubung langsung dengan arus listrik (stop kontak) sebaiknya jangan menggunakan coolingpad, karena coolingpad akan mengambil daya langsung dari baterainya. Tentu saja itu akan menyebabkan isi baterai jadi cepat habis dan boros.
Silahkan bagikan Artikel ini via:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *