Pengertian dan Cara Membuat Subdomain di Cpanel

Posted on

Subdomain adalah bagian dari domain utama atau domain induk, tapi bisa juga dikatakan bahwa subdomain adalah anak dari suatu domain. Subdomain biasanya digunakan sebagai pembagian area untuk membedakan fungsi dari sebuah website. Jika Anda sudah memiliki domain utama tentunya Anda bisa membuat subdomain sesuka hati dan sebebas mungkin tanpa perlu membeli domain lagi.

Contoh subdomain dan Fungsinya

Subdomain yang berfungsi sebagai Bahasa

id.wikipedia.org  (wikipedia.org merupakan domain utama, sedangkan id.wikipedia.org merupakan subdomain dari domain utama).

Keterangan ID yang terdapat pada subdomain ini menandakan bahwa subdomain tersebut berisi konten artikel atau informasi dalam bahasa Indonesia,  tentu saja tujuannya  adalah agar isi artikel di subdomain tersebut mudah dipahami oleh pembaca dari negara Indonesia. Biasanya bagi orang Indonesia yang kurang mengerti bahasa Asing (English) akan lebih suka mengunjungi subdomain tersebut.

Subdomain yang berfungsi sebagai Forum

Forum.liputan6.com (liputan6.com merupakan domain utama, sedangkan forum.liputan6.com merupakan subdomain dari domain utama).

Keterangan Forum yang terdapat pada subdomain ini memiliki fungsi sebagai  forum diskusi atau sarana berdialog antar member di website tersebut. Melalui forum ini, semua member diberi kebebasan untuk saling memberikan informasi yang bermanfaat dan saling bertukar pendapat satu sama lainnya.

Subdomain yang berfungsi sebagai Blog

Blog.bukalapak.com (bukalapak.com merupakan domain utama, sedangkan blog.bukalapak.com merupakan subdomain dari domain utama).

Keterangan Blog yang terdapat pada subdomain ini memiliki fungsi sebagai media informasi yang berisi berbagai artikel tentang seputar info teknologi, tips, gaya hidup, promo, dll.

Itulah beberapa contoh nama subdomain berserta fungsinya. Anda tidak harus membuat nama subdomain yang sama seperti yang telah dicontohkan diatas. Anda bebas membuat nama subdomain apa saja, tapi sangat disarankan buatlah nama subdomain yang memiliki arti, dan fungsinya.

Lalu bagaimanakah cara membuat subdomain di cpanel? Apakah Anda sudah tau caranya? OK, bagi Anda yang belum tahu caranya, kali ini Saya akan menjelaskan dan memberikan tutorial tahap-tahap dalam membuat subdomain di Cpanel. Silahkan simak dan pelajari tutorial dibawah ini.

Cara Membuat Subdomain di Cpanel

    1. Silahkan terlebih dahulu masuk atau login di Cpanel Anda. Pada umumnya contoh URL Cpanel adalah seperti ini: http://NamaDomainAnda.com/Cpanel, Silahkan ganti NamaDomainAnda.com dengan nama domain yang Anda miliki. Setelah tampilan login Cpanel sudah muncul, lalu masukan username dan password Cpanel Anda.1. Masuk atau login di cpanel
    2. Setelah Anda berhasil masuk atau login di Cpanel, kemudian pada menu Domains silahkan klik icon Subdomains.2.Menu Domains di Cpanel
    3. Lalu pada form Create a Subdomain silahkan masukan nama atau alamat subdomain Anda. Kali ini Saya akan memberikan contoh nama subdomainnya yaitu: test , Domain: satrio.net , Document Root: /public_html/test . Document Root ini adalah folder untuk menyimpan data atau file Anda, jadi semua file di subdomain ini harus di upload dan tersimpan di folder test. Setelah form tersebut sudah diisi semuanya, silahkan klik Create. 3. Isi Form Subdomain
    4. Setelah muncul keterangan Success, itu artinya Anda telah sukses atau berhasil membuat subdomain di Cpanel. 4. Sukses Membuat Subdomain
    5. Silahkan upload file ke folder yang telah Anda pilih di Document Root tadi. Anda bisa mengupload file melalui file manager yang sudah ada di Cpanel, atau bisa juga mengupload file dengan menggunakan Software FTP Client. 5. Upload File di Cpanel

Setelah selesai membuat subdomain, Anda bebas menginstall CMS apa saja, seperti wordpress, joomla, atau yang lainnya. Jadi silahkan segera manfaatkan subdomain tersebut untuk keperluan blog, forum, dll. Apabila Anda menggunakan paket hosting yang memiliki fitur unlimited subdomain itu artinya Anda bisa membuat subdomain berapa saja tanpa ada batasan alias unlimited. Ok, selamat mencoba, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda. Terima kasih

Silahkan bagikan Artikel ini via:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *